Info Transportasi Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2017

Advertisement

Bingkaiberita.com – Perusahaan Terbatas Kerata Api Indonesia (PT KAI) prediksikan puncak arus libur panjang hari besar Natal 2016 jatuh pada hari ini, Sabtu (24/12/16). Hal ini dikarenakan hari ini merupakan akhir minggu dan kantor-kantor libur.

Menurut Sapto Hartoyo yang menjabat sebagai Manager DAOP 1 Jakarta, sejak 18 Desember 2016 ribuan penumpang sudah diberangkatkan dari Jakarta menuju seluruh Jawa. Menurut catatannya sebanyak 35.129 penumpang telah diberangkatkan hingga berita diturunkan.

Penumpang tersebut diberangkatkan dari dua stasiun besar di Jakarta, yakni Stasiun Gambir dan Stasiun Senen. Jumlah ribuan penumpang tersebut terdiri dari 13.614 penumpang diberangkatkan dari Stasiun Gambir dan sebanyak 21.515 penumpang diberangkatkan dari Stasiun Senen. Penumpang-penumpang tersebut terbagi dalam tiket kelas ekonomi, bisnis maupun eksekutif.

“Kelonjakan penumpang tahun ini kira-kira empat persen dari libur Natal tahun lalu, “ucap Sapto, Sabtu
Pelonjakan tersebut tidak hanya terjadi dari penumpang, armada yang dioperasikan tahun ini juga mengalami peningkatan. Bila tahun lalu PT KAI menurunkan sembilan kereta tambahan untuk tahun ini ada sekitar 11 kereta tambahan yang diopeasikan selama musim Natal dan Tahun Baru. Dengan catatan estimasi waktu sampai 8 Januari 2016.

Sapto menggatakan kerta api yang diberangkatkan dari Jakarta total ada 63 setiap harinya. “Untuk hari ini khusus keberangkatan dari Jakarta ke Bandung juga terdapat tambahan satu rangkaian gerbong kereta api, “ucap Sapto.

Secara keseluruhan pada musim libur Natal dan Tahun Baru 2017 PT KAI telah mengoperasikan sebanyak 328 perjalanan kereta api reguler dan 28 perjalanan kereta api tambahan. Jumlah total kursi yang ada sebanyak 212.564 kursi per hari.

Dari sisi petugas PT KAI telah menyiapkan 253 petugas di seluruh stasiun di Indonesia disiagakan bergantian selama 24 jam.

baca juga: Harga tiket kereta api

info-transportasi-selama-libur-natal-dan-tahun-baru-2017

Transportasi libur natal dan tahun baru 2017

TRANSPORTASI BUS
Berbeda dengan transportasi kereta api yang mengalami peningkatan penumpang yang cukup signifikan, transportasi bus hingga menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2017 belum mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Seperti yang dikatakan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Elly Adriani Sinaga, belum ada peningkatan jumlah penumpang Antar Kota Antar Provinsi di Jabodetabek yang cukup signifikan jelang libur Natal dan Tahun Baru 2017. Menurutnya hingga Jumat (23/12/16), jumlah penumpang bus AKAP masih normal.

“Dari data yang ada penumpang sore ini (Jumat) akan mengalami kenaikan sedikit. Tapi sampai saat ini belum ada kenaikan apa-apa dan masih dibatas yang normal, “ucap Elly saat meninjau bus AKAP di Terminal Kalideres , Jakarta Barat, Jumat (23/12/16).

Elly menjelaskan penumpang bus musin Natal dan Tahun Baru 2017 ini masih batas normal, meskipun begitu bila terdapat penaikan penumpang yang signifikan secara mendadak, pihak Perusahaan Otobus (PO) sudah menyiapakan armada tambahan. Armada tambahan tersebut sudah dipersiapkan jauh hari oleh pihak otobus. Jadi, penumpang tidak perlu khawatir karena tidak adanya armada.

“Masalah penambahan armada memang PO-nya sudah siap, Cuma nanti tergantung peminat atau penumpang. Jika terjadi peningkatan penumpang mereka siap dan kepala terminal juga siap melayani, “ucap Elly.

Elly memberi imbauan kepada masyarakat yang pulang kampung libur Natal dan Tahun Baru 2017 untuk menggunakan bus sebagai moda transportasi agar lebih aman dan tidak macet. Menurutnya saat ini sekitar 53 persen armada bus-bus AKAP laik jalan dan siap melayani transportasi masyarakat.

“sudah kami cek pada Natal dan Tahun Baru 2017 kali ini kelihatannya tidak ada perubahan dari tahun-tahun sebelumnya. Kami cek sejak 13 Desember 2016 sampai kemarin armada yang laik jalan masih berkisar 53 persen armada, “ujap Elly.

Elly menjelaskan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar kendaraan bisa laik jalan. Syarat-syarat tersebut diantaranya, surat izin kelaikan, kelengkapan kendaraan, seperti wipper, kaca, lampu, ban yang masih bagus atau tidak gundul, rem tangan, spidometer, dan seatbel.

TRANSPORTASI UDARA
Sementara itu, transportasi angkutan udara pada libur Natal dan Tahun Baru 2017 kali ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini dilihat dari jumlah pemesan tiket pesawat yang mengalami peningkatan.

Penaikan penumpang tersebut terhitung dari 22 Desember-4 Januari 2017. Pihak PT Angkasa Pura II memprediksi pada masa kuartal tersebut kenaikan penumpang yang dikelola pihak AP II mencapai 9 persen dari pergerakan hari normal.

Baca Juga: Harga Tiket Pesawat

PT Angkasa Pura II memperkirakan pergerakan penumpang di 13 bandara di bawah kelolanya mencapai 4,18 juta penumpang atau meningkat sekitar 9 persen. Pergerakan pesawat juga diperkirakan naik 4,54 persen atau dari 28.220 pergerakan menjadi 29.502 pergerakan, “ujar Presiden Direktur AP II Muhammad Awaluddin dalam keterangan resminya.

Awaluddin mengatakan,selaku operator bandara, Angkasa Pura II secara intensif dan berkelanjutan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak pemangku kepentingan lainnya di bandara seperti maskapai, Bea dan Cukai, Imigrasi, TNI dan Polri, Karantina, serta otoritas bandara selaku regulator.

“Semua itu dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional bandara dan penerbangan selama libur Natal dan Tahun Baru 2017, “ucap Awaluddin.

Ia juga mengungkapkan jumlah penumpang sepanjang tahun ini mencapai 93 juta atau naik sekitar 11 persen dibanding tahun lalu. Pihaknya menargetkan tahun yang akan datang jumlah penumpang mencapai 100 juta penumpang.

Penargetan tersebut lumrah dilakukan karena seiring perkembangan zaman moda transportasi udara tidak lagi milik masyarakat kelas atas. Masyarakat kelas menengah ke bawah pun banyak yang menggunakan moda transpotasi udara ini.
Pola moda transportasi masyarakat dari tahun ke tahun mengalami pergeseran. Dari yang dahulu terpaku pada moda transportasi darat sekarang sudah berbeda. Hal ini dilakukan karena harga tiket pesawat yang terjangkau dan tidak jauh berbeda dengan transportasi darat lainnya. Selain itu, penggunaan transportasi udara dapat menghemat dan mempersingkat waktu perjalanan.

TRANSPORTASI LAUT
Transportasi laut yang dipersiapkan dalam rangka menjelang hari Raya Natal dan tahun baru 2017, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan telah melakukan serangkaian persiapan. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah menyediakan jasa transportasi yang ramah, aman, nyaman, lancar, dan terkoordinasi.

Salah satu yang dilakukan pemerintah, yakni dengan melakukan ramp check sarana dan prasarana transportasi laut termasuk kapal penumpang di sejumlah pelabuhan yang diperkirakan mengalami lonjakan penumpang pada periode Natal dan Tahun Baru 2017. Meskipun moda transportasi laut dalam libur Natal dan Tahun Baru tidak mengalami kenaikan yang cukup signifikan, pihak pemerintah menyiapkan moda ini dengan sebaik-baiknya.

Dari moda transportasi, yang paling banyak diminati masyarakat untuk libur Natal dan Tahun Baru yakni moda transportasi udara dan moda transportasi kereta api. Hal ini disebebkan karena selain moda transportasi kereta api murah, jalannya pun juga lancar dan tepat waktu. Sementara tranportasi udara banyak diminati karena keefisienan waktu yang ditawarkan. Selain itu, pada libur Natal tidak banyak masyarakat yang pulang kampung karena rentan waktu libur yang sedikit. Berbeda dengan libur Idul Fitri yang rentan waktunya cukup panjang. Namun begitu untuk mengantisipasi kepadatan traffic, masyarakat bisa memanfaatkan agen tour dan travel agar mempermudah perjalanan.

Other articles you might like;

Info Transportasi Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2017 | Husnul Khatimah | 4.5

Leave a Reply