Kapolda : Polda Metro Jaya Menetapkan Pius Pane DPO Paling Dicari! - Bingkai Berita

Kapolda : Polda Metro Jaya Menetapkan Pius Pane DPO Paling Dicari!

Advertisement

Bingkaiberita.com – Kasus perampokan dan penyekapan yang terjadi di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Pulogadung, Jakarta masih menyisakan duka yang mendalam. Pasalnya jumlah korban dalam perampokan menewaskan 6 korban jiwa dan 5 korban dirawat di rumah sakit. Salah satunya merupakan pemilik rumah Dodi Triono (59). Dalam perampokan tersebut, berbekal dari rekaman CCTV polisi tidak membutuhkan waktu lama mengejar dan menangkap pelaku perampokan tersebut.

Tiga pelaku berhasil diringkus pihak kepolisian di rumah kontrakan Rawa Lumbu, Bekasi, Jawa Barat, Rabu 28 Desember 2016 siang. Satu pelaku, yakni Ramlan Butarbutar tewas karena kehabisan darah seteleh ditembak polisi di bagian kaki. Namun, polisi masih menyisakan satu pelaku yang belum tertangkap. Polisi masih mengejar Sitorus alias Pius Pane alias Iyus alias Marihat Sitorus yang saat ini masih buron. Iyus adalah salah satu pelaku perampokan yang memiliki peranpenting. Ia yang mempunyai ide dan menyuruh 11 penghuni rumah masuk di dalam kamar mandi berukuran kecil. Selain itu, dia juga bertugas mengambil barang-barang berharga di kamar Dodi. Tidak hanya itu, dia juga sempat memukul Diona Arika Anra Putri (16) dengan gagang senjata api yang dibawanya.

kapolda-polda-metro-jaya-menetapkan-pius-pane-dpo-paling-dicari

Polda Metro Jaya merilis DPO perampokan Pulomas

Iyus masuk dalam komplotan spesialis rumah mewah yang dipimpin oleh Ramlan Butar-butar. Dua nama pelaku lainnya yang masuk dalam anggota tersebut adalah Erwin Situmorang dan Sinaga. Polisi meresmikan bahwa Iyus masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) pada Jumat (30/12) kemarin.

“Iyus sudah kami tetapkan sebagai DPO dan masih kami lakukan pencarian, “ucap Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Rudy Herianti Adi Nugroho kepada wartawa, Jumat (30/12).

Iyus diduga kabur dengan membawa barang rampokannya, yakni 2 tas Dodi yang berwarna biru dan oranye. Tas tersebut berisi perhiasan dan sejumlah uang tabunga korban. Selain itu, dia kabur dengan membawa senjata api. Hal ini dapat membawa kekhawatiran polisi. Secara tegas polisi telah menultimatum Iyus yang sedang buron untuk segera menyerahkan diri.

“Pihak kami sudah minta kepada yang bersangkutan untuk segera menyerahkan diri bila tidak segera kami akan tindak tegas, “ucap Rudy.

Polisi telah menyebar wajah Iyus dan ciri-cirinya agar masyarakat bisa ikut serta dalam mencari keberadaan pria asal Medan, Sumatera Utara tersebut. Ciri-ciri Iyus dari foto yang disebar kepolisian, yakni berkulit sawo matang, umur 45 tahun, rambut berwarna hitam, dan wajah persegi. Selain itu, polisi juga memberi ciri tambahan, yakni terdapat bekas luka di bagian pipi. Bagi masyarakat yang mempunyai informasi dan mengetahui keberadaan Iyus dapat menghubungi nomor 0822 9991 1996.
Peran serta masyarakat dalam menuntaskan tindak kejahatan sangat dibutuhkan pihak kepolisian. Informasi-informasi walaupun sedikit sangat penting sebagai pengembangan kasus kejahatan ini.

“Kami beritahukan, tidak ada kejahatan yang sempurna, kami akan kejar terus sampai ke mana pun juga, “jelas Rudi.

Seperti yang telah diketahui, perampokan dan penyekapan di rumah Dodi telah menelan korban jiwa. Kejadian tersebut menewaskan 6 orang, yakni Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amalia Calista alias Amel (teman anak korban), Sugiyanto alias Yanto (sopir), dan Tarso (40) keduanya sopir.
Sementara itu, lima korban yang selamat dan dirawat di Rumah Sakit Kartika Pulomas, yakni Emi (41), Zanette Kalila Azaria alias Anet (13), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy (23).

Other articles you might like;

Kapolda : Polda Metro Jaya Menetapkan Pius Pane DPO Paling Dicari! | Husnul Khatimah | 4.5

Leave a Reply