Waspada! Inilah 5 Bagian Daging Ayam yang Berpotensi Menyebabkan Penyakit

Advertisement

Daging ayam yang sering kita lihat di pasar maupun di tukang sayur keliling ternyata tidak semuanya baik bagi kesehatan. Terdapat beberapa bagian daging yang berpotensi mendatangkan berbagai macam penyakit. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya zat-zat kimia yang diberikan kepada ayam. Banyak obat-obatan yang diberikan saat budidaya ayam yang sebenarnya kurang bersahabat dengan manusia. Kenapa bisa begitu?

Seperti yang kita ketahui residu obat-obatan seperti hormon, antibiotik, yang secara khusus berkumpul di bagian daging ayam tersebut dapat bersifat karsinogen dalam tubuh manusia. Karsinogen tersebut merupakan penyebab utama timbulnya kanker. Selain itu, bagian-bagian tubuh atau daging ayam tersebut juga berpotensi mengandung virus dan bakteri berbahaya. Kandungan tersebut yang mana dapat menyebabkan penyakit pernafasan, penyakit perut, dan gangguan pencernaan. Parahnya lagi adanya kandungan tersebut dapat membahayakan janin dalam kandungan bila dikonsumsi secara terus-menerus oleh ibu hamil.

Waspada! Inilah 5 Bagian Daging Ayam yang Berpotensi Menyebabkan Penyakit

Bagian daging ayam

Apa saja bagian-bagian daging ayam yang membahayakan bila dikonsumsi secara rutin? Inilah 5 bagian daging ayam yang berpotensi membahayakan bagi kesehatan.

1.Kepala ayam : menyimpan banyak logam berat
Kepala ayam adalah salah satu bagian daging ayam yang berpotensi besar menyebabkan penyakit. Di bagian ini terutama dibagian kepala di bagian atas banyak menyimpan logam berat. Mungkin tidak semua kepala ayam mengandung dan menyimpan logam berat. Akan tetapi ada beberapa peternak ayam yang seringkali menambahkan berbagai bahan makanan untuk makanan ayam. Tujuannya agar ayam terlihat lebih besar yang dapat meningkatkan harga jual ayam. Sayangnya, sisa bahan kimia yang diberikan kepada ayam yang berupa logam berat tetap tersimpan dalam kepala ayam. Bagian yang tersimpan terutama dalam otak ayam. Bila dikonsumsi secara rutin terutama otak ayam tentu dapat membahayakan kesehatan manusia.

2.Sayap ayam : menyimpan lebih banyak sisa obat-obatan
Bagian sayap ayam merupakan bagian yang sering diberikan obat-obatan. Bagian ini menjadi media pemberian obat-obatan dengan cara suntikan. Setiap ayam diberikan suntik hormon sebagai kekebalan tubuh ayam agar tidak terserang penyakit. Bila ayam kampung dalam 3 bulan sudah dapat dipanen, lain halnya dengan ayam kampung. Ayam kampung dapat dikatakan layak konsumsi harus berumur 6 bulan. Bila ayam kampung tidak mendapatkan suntikan percepatan. Berbeda dengan ayam sayur, ayam sayur dapat dipanen selama 3 bulan karena adanya peran serta hormon yang terinjeksikan ke dalam tubuh ayam , sayap ayam sayur yang menjadi perantara suntik hormon selama 3 bulan dapat disuntik sampai beberapa kali. Seekor ayam sayur hingga siap panen akan mendapatkan suntikan hormon sampai 4 kali. Suntikan tersebut memang diberikan lewat bagian sayap. Sehingga secara tidak langsung obat-obatan yang diberikan umunya akan tersisa pada sayap ayam. Karena alasan inilah mengapa sayap ayam sayur adalah bagian yang bisa dikategorikan atau berpotensi besar membahayakan kesehatan. Bila dikonsumsi secara rutin dapat membahayakan kesehatan terutama dapat meningkatkan risiko penyakit tumor.

3.Leher ayam : menyimpan atau mengandung banyak bakteri dan virus
Leher ayam sebenarnya tidak banyak dagingnya tetapi entah mengapa banyak orang yang suka mengonsumsinya. Meskipun begitu makan leher ayam perlu diperhatikan kandungan yang ada didalamnya. Leher adalah bagian tubuh ayam yang penuh dengan kalenjar getah bening. Kalenjer getah bening tersebut terletak di antara kulit dan otot ayam. Bila kita makan terlihat seperti benjolan sebesar ruas jari kelingking. Pada bagian inilah yang dikatakan dapat menyebabkan penyakit. Bagian tersebut adalah organ sistem imun pada ayaam yang banyak mengandung bakteri dan kuman penyakit. Bila kita konsumsi secara terus-menerus akan mempengaruhi kekebalan kita dan dapar berefek buruk bagi kesehatan kita.

4.Pantat ayam : menyebabkan kanker pencernaan
Pantat ayam atau dalam bahasa Jawa banyak menyebutnya dengan brutu ayam adalah salah satu daging ayam yang paling empuk. Banyak yang percaya dengan mitos bahwa makan brutu ayam dapat membuat seseorang mudah lupa bahkan pikun. Hal ini belum tentu kebenarannya dan perlu adanya kajian ulang.

Memang bagian pantat ayam rasanya enak dan lezat saat dikonsumsi. Apalagi saat dipanggang, bagian ini dapat beraroma barbekyu yang berasal dari lemaknya. Inilah yang membuat banyak orang ngiler mencium aroma perpaduan ayam dan bebek tersebut. Tetapi, di balik kelezatan itu semua ternyata pantat ayam banyak menyimpan atau mengandung hormon. Selain itu, juga sebagai tempat berkumpulnya kalenjar getah bening. Dalam makrofag kalenjar getah bening itulah yang banyak menyimpan bakteri dan virus. Bahkan karsinogen (zat penyebab kanker) juga tersimpan didalamnya. Kandungan itu tidak bisa terurai sehingga racun-racun tersebut akan mengendap di dalam pantat ayam.

Selama proses pertumbuhan, ayam sayur juga perlu disuntik antibiotik. Terdapat beberapa jenis antibiotik yang larut ikut dalam lemak. Sehingga bila waktu penyuntikan dan panen terlalu dekat maka tidak dipungkiri lagi jenis antibiotik yang larut dalam lemak masih tertinggal. Bila kita konsumsi secara rutin hai Inil yang dapat menyebabkan kanker pencernaan dan merusak organ tubuh manusia.

5.Kulit ayam : menyebabkan puber sebelum waktunya
Sebenarnya bagian ayam yang paling enak dan lezat adalah kulit ayam. Banyak yang mengatakan makan daging ayam kurang nikmat bila belum makan kulitnya. Apalagi daging yang akan dimakan dipanggang atau digoreng. Karena cara masak tersebutlah yang membuat kulit ayam terlihat lezat dan gurih untuk dimakan. Namun, kelezatan kulit ayam tersebut tidak sebanding dengan rasanya. Kulit ayam ternyata juga dapat berpotensi buruk bagi kesehatan manusia. Menurut penelitian yang dilakukan di Jepang, kebanyakan atau sebagian besar antibiotik, hormon, racun yang larut dalam lemak terdapat di dalam kulit hewan, tak terkecuali ayam. Di dalam kulit ayam banyak sekali tersimpan racun yang bersifat larut dalam lemak. Hal ini tentu bisa sangat memengaruhi metabolisme racun dalam tubuh. Oleh karena itu, dianjurkan untuk tidak mengonsumsi banyak kulit ayam yang berdampak buruk bagi kesehatan.

Itulah 5 bagian daging ayam yang berbahaya dan berpotensi besar menyebabkan berbagai penyakit. Terserang tidaknya penyakit dikembalikan lagi dengan pola hidup seseorang. Bila ingin hidup sehat maka lakukanlah pola hidup sehat dan berimbang. Misalnya dengan tidak makan yang berpotensi membuat sakit. Cara yang dilakukan dengan cara mengetahui makanan apa saja yang berpotensi besar menyebabkan penyakit. Dengan cara itu maka kita akan terhindar dari penyakit. Selain itu, pola hidup sehat harus diimbangi dengan berolah raga. Setidaknya sehari luangkan waktu untuk berolah raga selam 30 menit. Bila tidak dapat berolah raga berat, maka lakukanlah olah raga ringan. Misalnya jalan-jalan, jogging atau sekadar pemanasan sebelum berkegiatan. Meskipun dianggap sepele hal tersebut sangat berpengaruh terhadap tubuh manusia. Terutama masalah kesehatan seseorang dan metabolisme terhadap penyakit. Ingin sehat selalu kan? Oleh karena itu, lakukanlah pola hidup sehat dan hindari makan-makanan yang mengandung potensi penyakit.

Other articles you might like;

Waspada! Inilah 5 Bagian Daging Ayam yang Berpotensi Menyebabkan Penyakit | yunita g | 4.5

Leave a Reply